Tuesday, February 25, 2020

VIRAL Kenal Lebih Dekat Dengan 3 Kembar Pemuda Tampan Penghafal Alquran, Da’i & Penulis Buku

Kenal Lebih Dekat Dengan 3
Kembar Pemuda Tampan
Penghafal Alquran, Da’i & Penulis
Buku



Alquran merupakan kitab suci umat Islam sekaligus mukjizat
hingga akhir zaman. Kemuliaan Alquran senantiasa terpancar
kepada mereka yang menghafal, memahami serta
mengamalkan isi kandungannya.
Di Indonesia, penghafal Alquran (hadz) sangat banyak. Mulai

Salah satu yang menginspirasi umat Islam di Tanah Air adalah
Hamanis. Hamanis ini merupakan singkatan dari tiga nama
Hadz kembar yaitu, “Hannan, Mannan, dan Ihsan,”

bersaudara.
Kepada wartawan, kembar 3 dari pasangan ayah bernama
Agus Jamaluddin Malik dan Sukrimiyati (Ibu Mia) ini bercerita
bahwa mereka sudah dibiasakan menghafal Alquran sejak
kecil. Pendidikan orangtua sangat mempengaruhi ketiganya
menjadi hadz muda

“Sejak kecil Umi dan Abah sudah mendidik kami untuk
menghafal surat-surat pendek dan surat pilihan. Ingat sekali,
dulu waktu masih TK, Ummi pernah buatkan jadwal untuk jadi
imam bergantian mengimami sholat shunah adek-adek di
rumah, sebelum berangkat ke masjid untuk sholat fardhu.
Tujuannya adalah agar bisa mengulang hafalan sambil sholat,”
ujarnya.
Kembar 3 kelahiran Batam, 11 Juni 1997 ini mengatakan sudah
menghafal 2 juz Alquran ketika masih duduk di kelas 6 SD.
Pendidikan mereka kemudian dilanjutkan di pesantren Tahdz
Al-Mu’minun, Solo, selama satu tahun. Lalu, mengkhatamkan
hafalannya di Pesantren Darul Qur’an (DAQU) dengan dibimbing
langsung Ustadz Yusuf Mansur.
“Iya, kami mulai fokus menghafal keseluruhan 30 juz di saat
usia 15 tahun. Alhamdulillah selesai menghafal dalam waktu 9
bulan saja,” katanya.

ingin memuliakan kedua orang tua di akhirat nanti. “Sebab di
dunia kita tidak akan bisa membalas semua jasa-jasa orang tua
kita meskipun dengan sebanyak apapun amal shaleh kita,
setidaknya nanti di akhirat kita bisa memuliakan kedua orang
tua kita dengan Alquran,” tambahnya.
Tips Menghafal Alquran Kembar 3
Mengenai metode menghafal yang mereka gunakan, Hamanis
menjelaskan bahwa memperbanyak pengulangan ayat yang
akan dihafal menjadi andalanya. Menurut mereka, dengan
membaca berulang-ulang, lambat laun ayat-ayat Alquran akan
hafal dengan sendirinya.
“Minimal satu ayat di ulang 20-40 kali. Bahkan bisa juga sampai
60 kali jika memang ayatnya lebih panjang,” ungkapnya.
Namun, semua itu tentunya harus diawali dengan niat yang
lurus dan kuat. Sebab, kata mereka, kalau sudah ada niat akan
ada 1000 jalan. Sedangkan kalau tidak ada niat yang kuat,
hanya akan ada 1000 alasan.
“Kalau tips khusus dari Abah, kalau mau menghafal Alquran itu
juga harus bisa menjaga mata, jaga hati, dan jaga makanan.
Abah selalu berpesan agar jangan sampai ada makanan
syubhat (yang tidak jelas asal dan hukumnya) yang masuk ke
dalam perut kita, apalagi makanan yang haram,” jelasnya.
Selain itu, dengan memperbanyak membaca istighfar,
mengahafal Alquran bisa lebih lancar. “Karena bisa jadi selama
ini kita menghafal terasa susah disebabkan dosa-dosa kita
yang menghambat lancarnya hafalan. Maka dari itu,
perbanyaklah membaca Istighfar agar bersih dosa-dosa kita
sehingga dapat menghafal dengan mudah,” pesannya.

motivasi kepada masyarakat khususnya kalangan muda
muslim.
Kehadiran mereka dalam dunia dakwah ini memberi warna baru
karena keunikannya yang terlahir kembar, dan disokong dengan
tampilannya yang nyentrik. Bahkan, mereka juga telah menulis
buku motivasi berjudul “LAKUKAN,”.
“Harapan kami, kedepannya dakwah islam bisa lebih diterima
dikalangan masyarakat, semakin banyak anak muda yang cinta
dengan Alquran, peduli dengan perjuangan dakwah dan cinta
dengan ulama-ulama. Tentunya, sangat kami harapkan banyak
anak muda yang berani terjun di dalam dakwah dengan segala
macam ujian di dalamnya,” ujar pelantun lagu Nasyid Bidadari
Bersayap Pelangi ini.
Menurut Hamanis, semangat dakwah Islam di Indonesia kini
semakin baik. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya Gerakan
dakwah seperti Tabligh Akbar, kajian-kajian Akbar, majelis
remaja semakin banyak, bahkan sampai ada gerakan sholat
subuh Akbar berjamaah.
Mereka juga melihat semangat menghafal Alquran di Indonesia
semakin besar. Terbukti dengan semakin banyaknya lembagalembaga Tahdz dan banyak juga komunitas Alquran. Ini
karena masyarakat Indonesia semakin menyadari akan
pentingnya Alquran dalam kemajuan diri dan bangsa ini.
“Alhamdulillah, ini patut kita syukuri dan kita pertahankan,”
ucapnya.
Hamanis berpesan kepada pemuda-pemuda muslim di
Indonesia supaya jangan pernah merasa masa mudanya akan
hilang jika dihabiskan untuk mempelajari Alquran.

VIRAL Kenal Lebih Dekat Dengan 3 Kembar Pemuda Tampan Penghafal Alquran, Da’i & Penulis Buku
4/ 5
Oleh